1.
Jelaskaan sifat
bisnis international dalam hal apa saja bisnis international dapat mempengaruhi
kehidupan kita sehari hari ?
Jawab
: Bisnis internasional adalah bisnis yoang kegiatan-kegiatannya melewati
batas-batas negara. Definisi inti tidak hanya termasuk perdagangan
internasional dan pemanufakturan di luar negeri, tetapi juga industri jasa yang
berkembang di bidang-bidang seperti transportasi, pariwisata, perbankan,
periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan besar, dan komunikasi
massa.
Ada lima jenis pendorong, semuanya
berdasarkan perubahan, yang membawa perusahaan-perusahaan internasional kepada
globalisasi operasi mereka :
Politis. Ada
kecenderungan terhadap penyatuan dan sosialisasi komunitas global.
Kesepakatan-kesepakatan perdagangan-perdagangan prefensial, yang mengelompokkan
beberapa negara menjadi sebuah pasar tunggal, telah menyajikan kepada
perusahaan-perusahaan peluang-peluang pemasaran yang sangat berarti.
Teknologi.
Kemajuan-kemajuan dalam teknologi komputer dan komunikasi memungkinkan aliran
gagasan dan informasi yang meningkat melewati batas-batas negara, dan
memungkinkan para pelanggan mempelajari barang-barang lular negeri.
Pasar. Telah jenuhnya pasar dalam negeri telah
jenuh, membuat perusahaan-perusahaan mulai merambah pasar-pasar di luar negeri
terutama ketika para pemasar menyadari ada suatu kesamaan selera dan gaya hidup
pelanggan yang diakibatkan oleh meningkatnya perjalanan wisatawan, TV satelit,
dan pemakaian merek global.
Biaya.
Economics of scale untuk mengurangi biaya per unit selalu merupakan tujuan
manajemen. Salah satu alat untuk mencapainya adalah mengglobalisasi lini-lini produk
untuk mengurangi biaya pengembangan produksi dan persediaan. Perusahaan juga
dapat menempatkan produksi di negara-negara dimana biaya factor produksi lebih
rendah.
Persaingan. Pesaing
terus meningkat secara intensif. Perusahaan-perusahaan baru yang banyak berasal
dari negara-negara berkembang dan industri baru, telah memasuki pasar-pasar
dunia di bidang permobilan dan elektronik. Kekuatan pendorong persaingan yang
lain untuk globalisasi adalah kenyataan bahwa perusahaan-perusahaan
mempertahankan pasar-pasar dalam negeri mereka dari para pesaing dengan
memasuki pasar-pasar dalam negeri para pesaing itu untuk mengganggunya.
Sumber
: http://fia.unitomo.ac.id/?p=113 ,
2.mengapa
bisnis international memiliki resiko yang lebih tinggi dari pada bisnis di
dalam negri?
Jawab : yang menyebabkan resiko tinggi bisnis international
adalah :
Biaya
Ekspor
Keuntungan
berlebih memang terjadi di sebagian pasar internasional, namun umumnya penyebab
adanya perbedaan harga antara Negara pengekspor dan Negara pengimpor disebut
dengan istilah kenaikan harga, yang merupakan biaya tambahan yang muncul akibat
mengekspor produk dari Negara yang satu ke Negara yang lain. Lebih spesifik
lagi, istilah tersebut berkaitan dengan situasi ketika harga yang meningkat
karena biaya pengiriman, asuransi, pengepakan, tarif, saluran distribusi yang
lebih panjang, margin perantara yang lebih tinggi, pajak khusus, biaya
administrasi, serta fluktuasi nilai tukar. Mayoritas biaya-biaya tersebut meningkat
sebagai akibat langsung dari perpindahan barang melewati batasan negara dan
sering kali kenaikan harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga di pasar
domestik.
· Biaya, Pajak, Tarif, Administrasi
Pajak
mencakup tarif, dan tarif mempengaruhi harga untuk konsumen akhir, hal ini
sering dihadapi oleh para pedagang internasional; dalam kebanyakan kasus,
konsumen mampu mengatasi keduanya. Namun kadang-kadang, konsumen diuntungkan
ketika penjualan produk perusahaan manufaktur ke Negara-negara asing mengurangi
pendapatan bersihnya agar dapat memasuki pasar negeri. Setelah tarik ulur,
pajak dan tarif harus dipertimbangkan oleh para pebisnis internasional. Tarif
adalah sejumlah biaya yang dikenal ketika barang dibeli dari Negara lain dan
masuk ke dalam negeri. Sebagai tambahan pajak maupun tarif, sebuah varian biaya
administrasi dihubungkan secara langsung pada sebuah produk ekspor dan impor.
Lisensi ekspor dan impor, dokumen lain, serta pengaturan fisik untuk membawa
produk dari pelabuhan tempat masuknya barang ke lokasi pembeli berarti
timbulnya tambahan biaya.
· Inflasi
Di
Negara-negara dengan kenaikan tingkat inflasi yang cepat atau memiliki variasi
nilai tukar yang tinggi, maka harga jual harus terkait dengan biaya produk yang
terjual dan biaya untuk mengganti jenis barang – jenis barang produk. Inflasi
adalah suatu keadaan di mana harga barang-barang secara umum mengalami kenaikan
dan berlangsung dalam waktu yang lama terus-menerus. Harga barang yang ada
mengalami kenaikan nilai dari waktu-waktu sebelumnya dan berlaku di mana-mana
dan dalam rentang waktu yang cukup lama. Penyebaran inflasi keseluruh dunia
terjadi oleh karena adanya mekanisme perdagangan keuangan yang saling berkaitan
antara negara dunia. Inflasi dapat menyebabkan gangguan pada stabilitas ekonomi
dan mengakibatkan kenaikan harga konsumen dan menghadapkan konsumen pada
peningkatan harga terus-menerus sehingga pada akhirnya membuat mereka tidak
diperhitungkan lagi sebagai pasar. Di samping itu inflasi juga bisa memperburuk
tingkat kesejahteraan masyarakat akibat menurunnya daya beli masyarakat secara
umum karena harga-harga yang naik.
· Deflasi
Dalam
keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap
uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Dalam ekonomi, deflasi
adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang
bertambah. Deflasi kebalikan dari inflasi. Bila inflasi terjadi akibat
banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka deflasi terjadi karena
kurangnya jumlah uang yang beredar. Salah satu cara menanggulangi deflasi
adalah dengan menurunkan tingkat suku bunga. Deflasi menghasilkan penurunan
harga terus-menerus dan menciptakan hasil yang positif bagi konsumen.
· Cukai
Cukai
adalah pungutan oleh negara secara tidak langsung kepada konsumen yang
menikmati/menggunakan obyek cukai. Obyek cukai pada saat ini adalah cukai hasil
tembakau(rokok, cerutu dsb), Etil Alkohol, dan Minuman mengandung etil alkohol
/ Minuman keras.
· Pabean
Pabean
adalah kegiatan yang menyangkut pemungutan bea masuk dan pajak dalam rangka
impor. Ada juga bea keluar untuk ekspor, khususnya untuk barang / komoditi
tertentu . Filosofi pemungutan bea masuk adalah untuk melindungi industri dalam
negeri dari limpahan produk luar negeri yang diimpor, dalam bahasa perdagangan
sering disebut tariff barier yaitu besaran dalam persen yang ditentukan oleh
negara untuk dipungut oleh DJBC [Direktorat Jendral Bea Cukai] pada setiap produk atau barang impor. Sedang
untuk ekspor pada umumnya pemerintah tidak memungut bea demi mendukung industri
dalam negeri dan khusus untuk ekspor pemerintah akan memberikan insentif berupa
pengembalian restitusi pajak terhadap barang yang diekspor
Sumber
:
http://fauziauzhe.wordpress.com/2012/11/22/bisnis-internasional/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar